Opening book details…
Can I read Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said on EtoBox?
Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said by Gauri Viswanathan (editor) is a nonfiction available to read on EtoBox.
What is Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said about?
Peralihan yang fleksibel dari satu pokok masalah ke pokok masalah lainnya, yang sedemikian rupa merupakan kumpulan wawancara khas, adalah sebuah cara yang unik untuk mengapresiasi pandangan-pandangan cerdas Edward W. Said sebagai kritikus sastra, kebudayaan, dan geopolitis zaman kita. Meskipun berjangkauan luas, said selalu penuh perhatian pada persemaian nilai kemanusiaan individual dan bukan sekadar institusional' Said menyelami dunia ciptaan karya-karya sebagai pencapaian historis atau kultural. wawancara yang mengagumkan dan menggugah ini menempatkan Edward W. Said sebagai salah satu intelektual humanis terkemuka, kosmopolit, dan demokratis yang tidak takut mengkritisi dogma politis dan akademis untuk memperluas pemahaman tentang dunia dan diri kita.
Who reads Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said?
It is typically read by self-directed learners exploring a subject in depth.
Common subject areas: history, science, philosophy, social sciences.
- Author
- Gauri Viswanathan (editor)
- Publisher
- Pustaka Promethea
- Published
- 2003
- Language
- ID
- Category
- nonfiction
More by Gauri Viswanathan (editor)
Browse all works by Gauri Viswanathan (editor)
Similar books
- Kekuasaan, Politik dan Kebudayaan — Edward W Said (2003)
- Lesbumi : strategi politik kebudayaan : testimoni: H. Misbach Yusa Biran — Choirotun Chisaan; testimoni, Misbach Yusa Biran (2008)
- Dari Langit : Kumpulan Esai Tentang Manusia, Masyarakat, Dan Kekuasaan — Rizal Mallarangeng; pengantar, Goenawan Mohamad (2008)
- Identitas Dayak : komodifikasi dan politik kebudayaan — Yekti Maunati; pengantar, Joel S. Kahn (2004)
- Sunnî dan Kekuasaan Politik — Drs. H. Achmad Rodli Makmun, M.Ag. (2006)
- Terlena dengan Jabatan dan Kekuasaan — Zainudin (2024)