Opening book details…
Can I read Kontroversi Kesarjanaan Al-qur’an Kontemporer (telaah Kritis Hermeneutika Al-qur’an Nasr Hamid Abu Zaid) on EtoBox?
Kontroversi Kesarjanaan Al-qur’an Kontemporer (telaah Kritis Hermeneutika Al-qur’an Nasr Hamid Abu Zaid) by Mukhtar Mukhtar; Basri Mahmud; Hamzah Hamzah is a Social Sciences article available to read on EtoBox.
What is Kontroversi Kesarjanaan Al-qur’an Kontemporer (telaah Kritis Hermeneutika Al-qur’an Nasr Hamid Abu Zaid) about?
Riset ini adalah kajian tokoh yang kontroversial dalam studi al-Qur’an kontemporer bernama Nasr Hamid Abu Zaid. Sebagai seorang tokoh yang kontroversial, mengundang banyak problema untuk dikaji tetapi penelitian ini berfokus pada Geneologi Pemikiran Hermeneutik Nasr Hamid Abu Zaid dan Apsek-aspek apa saja yang menjadi kontroversial dalam Hermeneutik al-Qur’an Nasr Hamid Abu Zaid. Riset ini murni kajian pustaka (Library Research), olehnya itu metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif secara analisis kritis. Adapun pendekatan yang relevan dalam studi ini adalah pendekatan dekonstruksi. Pendekatan ini dimaksudkan untuk membongkar wacana keagamaan yang dikontruk Abu Zaid kemudian penulis berupaya untuk melakukan pembacaan ulang disertai dengan analisis kiritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi geneologi Pemikiran Nasr Hamid Abu Zaid yaitu alam pemikiran Arab dan Barat. Oleh karena itu, pengaruh keduanya sangat nampak dalam beberapa karyanya. Keberhasilannya dalam mempertemukan dua arus pemikiran Barat dan Timur pada gilirannya melahirkan pemahaman kontroversial terhadap diskursus keagamaan seperti: Distingsi ta’wil dan talwin
Who reads Kontroversi Kesarjanaan Al-qur’an Kontemporer (telaah Kritis Hermeneutika Al-qur’an Nasr Hamid Abu Zaid)?
It is typically read by researchers, students, and practitioners in Social Sciences.
- Author
- Mukhtar Mukhtar; Basri Mahmud; Hamzah Hamzah
- Publisher
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Published
- 2022
- Language
- ID
- Field
- Social Sciences
More by Mukhtar Mukhtar; Basri Mahmud; Hamzah Hamzah
Browse all works by Mukhtar Mukhtar; Basri Mahmud; Hamzah Hamzah