Opening book details…
Can I read 76 Dosa Besar yang Dianggap Biasa on EtoBox?
76 Dosa Besar yang Dianggap Biasa by Al-Imam al-Hafizh adz-Czahabi is a book available to read on EtoBox.
What is 76 Dosa Besar yang Dianggap Biasa about?
Seorang Sahabat Anshar bertanya kepada Rasulullah SAW, "Siapakah orang Mukmin yang paling utama?", Jawab Nabi SAW, "Yang paling baik akhlaknya". Di lain hadits, Nabi SAW bersabda, "Sebaik-baik generasi adalah generasiku, kemudian yang sesudahnya, lalu yang sesudahnya." Nilai kebaikan menurut ajaran Islam adalah satu kesatuan dan tidak dikotomis, sehingga tidak mungkin para sahabat menyandang gelar generasi terbaik, sementara akhlak mereka tidak baik. Sebagian kalangan, begitu teguh dan penuh gairah dalam membela dan mendakwahkan Akidah dan as-Sunnah, tetapi ibadahnya asal-asalan. Dan akan lebih parah jika sebaliknya; ibadahnya kuat, akhlaknya penuh pesona, tetapi akidahnya penuh dengan syubhat dan khurafat, bahkan terbiasa melakukan bid'ah. Sebagian lagi ada orang yang begitu bergelora menyebarkan dakwah as-Salaf ash-Shalih, tapi dalam sikap dan adabnya begitu kering dari nilai hikmah dan kelembutan, hingga sering terdengar selentingan bahwa kelompok Salafiyah itu, identik dengan sikap keras, kasar, dan tak bersahabat. Seorang Ahlus Sunnah sejati adalah Ahlus Sunnah dalam Akidah, Ahlus Sunnah dalam ibadah, dan Ahlus Sunnah dalam akhlak. Dan ini tercermin secara utuh menjadi satu ke
- Author
- Al-Imam al-Hafizh adz-Czahabi
- Publisher
- Darul Haq
- Published
- 2018
- Language
- ID
- ISBN
- 9789791254519
More by Al-Imam al-Hafizh adz-Czahabi
Browse all works by Al-Imam al-Hafizh adz-Czahabi
Similar books
- Dosa-Dosa yang Dianggap Biasa — Muhammad Shalih al-Munajjid (1997)
- Berkata Baik atau Diam: 294 Adab Kebiasaan Rasulullah saw — Ninik Handrini (2016)
- Betapa Rasulullah Merindukanmu (Quanta) — Abdillah F. Hasan (2013)
- Manajemen Pendidikan Rasulullah — Khaidir, M.Ag. (2022)
- Pendidikan Kewirausahaan (Edupreneurship) Berbasis Al-Qur’an — Dr. H. Adi Mansah (2022)
- Dosa Dosa Besar — Syamsuddin Muhammad bin Ahmad bin Utsman Adz-Dzahabi (2014)