Opening book details…
Can I read BAWANA WINASIS DIENG BUDAYA TAK TERKATAKAN - on EtoBox?
BAWANA WINASIS DIENG BUDAYA TAK TERKATAKAN - by Arina Mabruroh, Fiane N. Setiady ... [et al.] is a nonfiction available to read on EtoBox.
What is BAWANA WINASIS DIENG BUDAYA TAK TERKATAKAN - about?
Dieng yang terletak di antara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, memang menyimpan sebuah pesona bagi siapa saja yang berkunjung ke sana. Dieng dikenal karena keindahan alamnya yang memesona serta banyaknya tempat wisata yang membuat masyarakat selalu ingin berkunjung kembali.Selain keindahan alamnya, Dieng juga menyimpan banyak pesona kekayaan warisan budaya, baik warisan budaya yang bersifat kebendaan berupa cagar budaya maupun warisan budaya tak benda, seperti tradisi, kuliner, dan seni pertunjukan. Sebagai kawasan strategi pariwisata nasional, keberadaan candi-candi juga memberikan status Dieng sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional sehingga mampu membuat Dieng menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.
Who reads BAWANA WINASIS DIENG BUDAYA TAK TERKATAKAN -?
It is typically read by self-directed learners exploring a subject in depth.
Common subject areas: history, science, philosophy, social sciences.
- Author
- Arina Mabruroh, Fiane N. Setiady ... [et al.]
- Publisher
- Dir. Pelindungan Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
- Published
- 2020
- Language
- ID
- ISBN
- 9789798250828
- Category
- nonfiction
- Subjects
- Children'S, Geography & Cultures, Juvenile
Other editions & translations
More by Arina Mabruroh, Fiane N. Setiady ... [et al.]
Browse all works by Arina Mabruroh, Fiane N. Setiady ... [et al.]
Similar books
- Masyarakat tak bernegara : kritik teori politik Islam — Dr. Abdelwahab El-Affendi (1994)
- Budaya politik Kerajaan Balanipa, Mandar — Djumadi Syahrir Kila (2016)
- Love In Pompeii — Indah Hanaco (2016)
- The Naked Traveler : Anthology — Ikhdah Henny (2014)
- Arkeologi transportasi : perspektif ekonomi dan kewilayahan keresidenan Banyumas 1830-1940an — Purnawan Basundoro (2019)
- Ekologi Budaya Madura dan Tantangan Transformasinya: Dari Koadaptasi hingga Kontestasi — Mohamad Shohibuddin (2021)